Mencoba menulis/membuat blog, apakah insecure..? bagaimana cara menyikapinya & sifat negatif lainnya?

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh... , ehm, Jreng jreng jeng.. setelah lama menghilang karena ada beberapa kesibukan..πŸ˜…, jangan khawatir karena niatnya tiap minggu ada jejak perjalanan/hikmah hidup, kalaupun belum ter posting, minggu kemaren berarti sekarang 2 posting yang akan di post πŸ˜…,, ehh ado se alasan taruih,.. ya Allah..,πŸ˜…, maaf ciek se dulu dih(satu saja duluπŸ˜…, mudah mudahan dalam minggu besok dilanjutkan.. sip yang jelas tidak ada penyalahgunaan niat dan mencoba terus memperbaiki niat sambil memperbaiki diri & sebagai pengingat diri... sippp. semoga Allah selalu menjaga niat kita dalam kebaikan... Bismillah,....

Menulis/membuat blog, kenapa tibanya insecure?? mungkin ini yang perlu dibahas, karena kebetulan ada hubungannya dengan menulis..., mungkin cuma sebatas memahami dan menyikapi saja dari thariq...

sabana e ma, thariq baru tau pulo istilah insecure ko,  kalau dulu ada istilah dilemaπŸ˜…, sekarang sudah ada istilah galauπŸ˜…, ntah baa selalu ado se istilah baru disetiap waktuπŸ˜…, but there's no ProblemπŸ˜…, mari kita coba pahami dan belajar menyikapi.., nah mari kita telusuri betul apa arti dari insecure dan lihat hasilnya ,.. ta da..

Insecure adalah perasaan cemas, tidak mampu, dan kurang percaya diri yang membuat seseorang merasa tidak aman. 

Perasaan tidak aman atau insecure merupakan sesuatu yang sebenarnya normal terjadi. Namun, pada sebagian orang, perasaan insecure ini terjadi terus-menerus. Kondisi ini bisa timbul akibat pengalaman buruk, cara pandang yang salah, atau sifat perfeksionis.

lebih lengkapnya RIncian terkait Insecure

πŸ˜…eh,, itu arti e kiroe di google , Ondehh mandeh, MasyaAllah sudah semakin terangkum(rapi) dalam mendefenisikan sifat/apapun yang dialami manusia menjadi istilah baru yang menarik untuk dipelajari  Ya Allah.. berarti kayak semacam perasaan tidak nyaman/ tidak yakin/,, sampai ado istilah gangguan mental, kejadian traumatis (flashback masa lalu), efek terlalu perfeksionis.., apalagi terkait dosa kan,.. Ya Allahh.., Astagfirullah, jangan sampai setan dengan tipu daya triknya sehingga insecure sangat mempengaruhi diri,

 keren e dan lengkap e penjelasan e lai,, sipp, mudah mudahan istilah baru yang terus bertambah, juga penjelasan dari google, ataupun siapapun, menjadi referensi dalam wawasan, mencounternya, menyikapinya dll.. sipp lanjut ke konteks "Menulis kenapa tibanya insecure /  kenapa melakukan pembaharuan niat/ kegiatan dalam jangka panjang menjadi insecure,? eh gitu tibonyo? "πŸ˜… ok okπŸ˜… mari dicoba memahami dan menyikapinya dalam hal menulis karena ini mungkin pertama kali ada pembaharuan niat dalam menulis di blog sebagai pengganti catatan di buku.

ketika ingin Menulis/membuat blog kenapa tibanya insecure, nahh... karena, pada umumnya kita menulis/ membuat tulisan  itu gunanya untuk mengukir(eh kayak di batu se)/menuangkan/menyampaikan perasaaan/ bercerita tentang perjalanan hidup yang sudah dialami,  sebagai kegiatan tambahan, kadang mengisi waktu ketika luang, pengembangan diri, pengganti rasa bosan, mencoba mengekspresikan apa yang terasa, sebagai refleksi diri dan sebagai pengingat diri dll.

karena sejatinya manusia itu memiliki hati & pikiran yang tidak semuanya bisa ia tampung/simpan, memang ada hal yang bisa disimpan di dalam hati, do'a dan pikiran, namun ada yang memang harus disampaikan sehingga hati & pikiran menjadi tenang, lapang dan memang manusia memiliki batas kapasitasnya, nahh efeknya bagaimana jika semuanya disimpan dan tidak disampaikan apakah itu dalam bercerita/sharing ke buku,  ke teman2, keluarga, sahabat, dll.  maka itu akan menjadi penyakit, apalagi menyimpan kisah pahit...πŸ˜… jika tidak baik dalam mengelolanya maka itu mempengaruhi pribadi dan akan menyebabkan insecure(berbagai macam efek  negatif padapada diri) dan normalnya  memang akan muncul insecure itu dalam diri , tergantung cara kita mengelola(eh kayak pitih/proyek se πŸ˜…), maksudnya tergantung cara kita menyikapinya... jangan lupa bahwa setiap apa yang dirasakan itu memiliki haknya yang harus kita berikan/harus dikendalikan sesuai ketentuan-Nya, apakah itu disampaikan dengan berdo'a, menulis di buku/ blog,bisa dengan mengingat Allah Ar rad 28(berdzikir dll), bercerita, melampiaskan, eh bukan melampiaskan, namun mengekpresikan sesuai ketentuan-Nya juga  dalam islam..., Nahh di buku/blog itu untungnya buku/blog juga semacam wadah untuk tempat belajar memahami diri, bercerita tanpa adanya reaksi dari buku/blog tersebut ketika bercerita/menulis disana, kalau bereaksi bersuara/hal aneh terjadi pas menulis/membuat blog, ngeri pulo ma, bahantuπŸ˜…, ndak lah... πŸ˜…,.. beda hal dengan sahabat, keluarga, teman, jan google dihπŸ˜…  dll

Nah cara menyikapi Insecure... bismillah..

 nah fatalnya jika tidak dikelola dengan baik, apalagi saat kondisi sedang senang senangnya tidak ada masalahπŸ˜… atau kondisi ketika kita sudah menyelesaikan masalah/tantanganπŸ˜…,.. perasaan senang akan muncul bahwa sudah sesuai harapan dan  muncul rasa sudah tidak ada kendala pekerjaan/hidup lagi, nah insecurenya ketika tiba tiba selang beberapa waktu/jam/menit, maka lansung muncul tantangan berikutnya, naahhh disitu muncul lansung insecure seperti " ondeh mandeh, rasa terkejut dll,", haa... kata kata  awalan /sikap awal menanggapi itu sudah membuat insecure πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…, sehingga akan munculnya sifat sifat yang kadang kita ngga nyangka sudah ada saja dalam diri kita, skip karena akan panjang pembahasannya πŸ˜….. namun pada intinya apapun yang sudah kita pahami pada diri kita, itu semua bisa kita kelola kembali dari apa yang terus kita telusuri dalam hidup ini karena sejatinya manusia itu fitrahnya mencari kebenaran... dan Mudah Mudahan Allah selalu menunjukkan jalan-Nya yang lurus...  nah disitu kita perlu belajar menyikapi insecure itu dengan baik dan sesuai yang islam ajarkan juga sesuai ketentuan-Nya, contohnya ketika menyikapi selesainya salah satu tantangan/masalah kegiatan hidup , thariq coba kutip ya..


MasyaAllah, bahwa Allah itu selalu memberikan jawaban disetiap kita mencoba mencari tau solusi untuk kita,.. Kenalilah Allah di saat lapang, Nisacaya Allah akan mengenali di saat sempit.. MasyaAllah... harus disadari betul, juga jangan sampai membuat keputusan ketika  marah karena sering terkejut nantinya kenapa kita bisa membuat keputusan seperti itu disaat marah ataupun berjanji ketika bahagia(ini sulit juga menjelaskannyaπŸ™),.. mungkin tafsir/penjelasan Ustadz/ulama lebih baikπŸ™, sip lanjut...

jangan terlalu berlebihan dan kalaupun senang sekali, lansung kendalikan diriπŸ˜…, serius(kadang takicuah se  πŸ˜…) syukuri, kalaupun sedih, sejenak saja, Ingat Allah bahwa yang membantu, memberikan yang terbaik, hikmah & memudahkan urusan kita. ketika sesuatu itu sudah berlebihan, maka akan sering membuat kita sudah yakin saja bahwa tujuan/target kita sudah selesai padahal nanti akan terkejut akan ada lagi tantangan baru, nah muncul lah perasaan insecure πŸ˜…, maka ketika sesuatu baik itu kesenangan atau kesedihan, lansung kaitkan dengan Allah, karena Dia lah yang menciptakan hati kita,, jadi ketika apapun yang terjadi nantinya, hati itu tetap tenang, InsyaAllah, minimal tidak terlalu panik, mulai Allah dengan cara-Nya buat terbiasa dengan apa yang terjadi dan tetap tumbuh mudah mudahan menjadi hati yang baik.. .Aamiin, Wallahu'alam

Hati disebut juga dengan kalbu. dalam bahasa Arab qalbu berasal dari akar kata qalaba, artinya berbalik atau membalikan. karena sering berbolak balik arahnya maka disebutlah hati itu dengan kalbu

perumpamaan juga seperti kita kuliah atau menyelesaikan kuliah,.. kenapa kita masih semangat di masa kuliah dulunya, karena targetnya jauh yaitu wisuda  baju hitam, MasyaAllah,πŸ˜… sehingga semua mata kuliah itu tetap semangat dikerjakan walaupun banyak carito lawak/senang/susahnya yang bisa di ambil, karena tujuannya lumayan lama kan... ada yang 3 tahun, ada yang 4 tahun dll,.. nah sampai akhirnya insecurenya kadang karena telat/ sudah wisuda,... setelah wisuda, horeeee,.. πŸ˜… dapat hadiah dari teman dan keluarga, foto foto sebagai dokumentasi di masa yang akan datangπŸ˜…, seperti hidup betul suasananya dan sangat bermakna apa yang sudah dijalani di kampus,.... MasyaAllah πŸ˜….. namun itu semua habis di hari itu juga, atau habis momentnya ketika semua sudah mengucapkan selamat, baik itu di WA, Instagram, FB, dan media sosial lainnya,... di hari berikutnya mulai terpikir.... eh besok mau ngapain ya, ehh kerja di mana nanti ya haaa muncul lah insecure,... πŸ˜…, Ya Allah, jan sampai mode itu dih πŸ˜…, jangan lupa bikin target πŸ˜…, InsyaAllah bisa... biasanya target yang bertahan juga karena Orangtua kita,... MasyaAllah,.. semoga kita bisa membahagiakan orangtua kita dunia akhirat...

Dari Perumpaan kuliah itu bisa kita ambil hikmah bahwa Tujuan itu jangan lupa targetkan sejauh mungkin dalam kebaikan, seperti  keteladanan & perjalanan kehidupan  Nabi, Rasul, Sahabat Nabi, Tabi'in, tabi'ut tabi'in, tadwin dan orang orang yang berada dalam kebaikan yang kita temui saat ini dan sebagaimana mereka  yakin  Akan Allah bantu/memudahkan/dalam mencapai Surga-Nya dan sangat banyak hikmah yang bisa diambil..., maka jadikanlah itu salah satu motivasi terbaik kita selama hidup di dunia ini, dan seperti yang kita tau singkatnya perjalanan hidup, kadang kita terkejut kejut sudah semakin berumur kan... πŸ˜… , misal salah satu motivasi kenapa orang beriman itu tetap semangat menjalani hidupnya, seperti perkataan Imam Syafi'i,.. karena mereka yakin dunia itu sementara/persinggahan, hanya senda gurau,  dan akan dipertanggung jawabkan perjalanan hidup di dunia ketika di akhirat nanti, maka jangan lupa mengubah target seperti yang Imam Syafi'i sampaikan, serta ustadz ustadz, ulama dan siapapun yang membuat kita sadar akan pentingnya tujuan hidup dalam Islam dan ketentuan-Nya..ya.. karena Allah... 


kesimpulan singkatnya, karena itu yang teringat...

1. Insecure itu biasa, jangan terlalu cemas, dan sifat negatif lainya,.. ingat... Ar Rad ayat 28 

“orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”. Ketentraman hidup itu dapat dirasakan apabila kita mengingat Allah.

yakinlah dengan Ibadah yang sesuai dengan tuntunan Hadits  Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, melalui ustadz yang kita pelajari dll, kita yakin bahwa Allah yang akan membantu menghilangkan, mengendalikan insecure tersebut, membuat hati, pikiran menjadi jernih, tetap semangat mencapai tujuan & menjalani hidup karena-Nya,

2. Jangan lupa buat target yang jauhh/ yang baik untuk dunia dan akhirat, ya utamakan akhirat maka insyaAllah Dunia akan mengikutimu, sebagaimana Imam Syafi'i sampaikan, serta ustadz ustadz, ulama, dan siapapun yang membuat kita sadar akan pentingnya tujuan hidup dalam Islam dan ketentuan-Nya..ya.. karena Allah... 

3. Berbahagialah sebagai manusia yang memiliki Tuhan karena, kepada Allah kita berharap..., Janji Allah itu Nyata... dan sangat terasa.... yakinlah bahwa Allah sudah mengatur semuanya, memberi solusi untuk perjalanan hidup kita, maka.... 

Setiap Cerita Ada Alurnya,

Setiap kisah ada masanya, yang menjadi bagianmu adalah...

Memaksimalkan Ikhtiar, Do'a dan Tawakkal, dan Apa apa yang berada di luar kendalimu sudah menjadi kepastian-Nya...  

Hamasah Lillah...πŸ‘

4.  Kaitkan semua yang kita lakukan, alami  hanya karena-Nya, InsyaAllah Allah mengerti, memahami, dan memberikan petunjuk yang terbaik untuk kita dalam menjalani hidup di dunia... eh kalaupun ada manusia dalam kebaikan (sahabat, Teman, dll) yang memahami kita(secara Ahsan), Alhamdulillah sekali, maka jagalah dia, mudah mudahan dia menjadi sahabat, teman bukan cuma di Dunia namun  di Akhirat, dan Surga-Nya... kalaupun belum ada,.. semoga Allah pertemukan... cari dan jaga... sahabat yang mengajak kepada kebaikan,.. sahabat yang mengingatkan akan Ibadah, mengingatkan akan Allah, Rasulullah, Nabi, Sahabat Nabi, dll dan  pentingnya tujuan hidup dalam Islam,  Aamiin ya Allah..

5. Sabarrrr. Ridha atas ujian & yang Allah berikan... kalaupun tidak sesuai dengan harapan, yakinlah bahwa Allah pasti punya maksud lain yang kadang setelah beberapa waktu kita baru sadar bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita, boleh jadi apa yang menurut kita baik untuk kita, namun sejatinya Allah lah yang tau yang terbaik untuk kita, sifat alami seperti perfeksionis akan ada namun sejatinya kita belajar bagaimana membentuk diri, mengatur sifat alami ke arah yang baik, berusaha(ikhtiar) mencapai target/impian sesuai/sebaik yang kita bisa dan belajar memahami, menyesuaikan pencapaian target dengan kondisi yang Allah berikan nantinya, kalau sesuai harapan Alhamdulillah, kalau tidak sesuai harapan mungkin itu yang terbaik, kalau banyak musibah berarti kita belajar cara menyikapi & menyelesaikan masalah tersebut dan jika bisa menyelesaikan dengan penuh ikhtiar dan tawakal, maka akan menjadi pribadi yang sudah siap menyelesaikan persoalan di dunia dan kita akan bersyukur juga nantinya bahwa Allah punya maksud yang baik untuk kita, eh jangan lupa dinikmati perjalanannya.....,   ingat firman Allah di bawah ini... bukankah dunia itu begitu singkat.. dan yakinlah Allah sangat tau yang terbaik untuk kita dalam menjalani hidup di dunia..

"Berletih-letihlah, karena manisnya kehidupan terasa setelah letih berjuang" - Imam Asy-Syafi'i

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al Ankabut [29]: 2-3)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al Baqarah [2]: 155)

“Tidak ada musibah yang akan kita terima sebagai umat Islam kecuali Allah menghapuskan kesalahan dan dosa kita dengan perantaraan musibah yang kita terima. Meskipun musibah yang kita teri`ma sekedar tertusuk jarum.”

6. kalau Insecure/apapun sifat negatif =.=,, mungkin karena dosa, setiap kita pasti berdosa 

Kullu bani adam khottoun, wa khairu khottoiin attauwabun.." sesungguhnya manusia itu pasti melakukan kehilafan, dan sebaik-baik yang yang telah melakukan kekhilafan itu adalah orang yang bertaubat", selagi Allah masih memberikan kesempatan hidup maka, positif thingkingnya berarti Allah masih memberikan ktia waktu untuk terus memperbaiki diri dan beramal sampai ajal menjemput..., sip..lanjut ke kemungkinan penyebab insecure..

 mungkin perlu muhasabah diri, ya selalu muhasabah diri,.. mungkin dek dulu pernah makan sala lauak/bakwan/lainnya, ambik 3 bayia ciek =__= jadi ibuk e rugi dulu tu kan sehingga jadi hutang dan harus dilunasi di dunia daripada diakhirat dibayar dengan Amal kita kan.., mungkin cubo istirahat sejenak, mungkin lah panek bana otak/tubuh tu ma =__=", atau, lupo makan/minum mungkin, lupo makan/minum, haa.. error jadi e =_=", atau dek pikiran, atau mungkin sudah masanya ingin menikah,.. mungkin dek mancalik status orang/urang ma, jadi kanai 'ain=__=, jadi loyo se dll, tetap positif thingking... hamasahhh..,jangan lupa, jangan lihat apa yang orang miliki, namun lihatlah apa yang kita miliki agar kita tetap bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita.. sesuaikan dengan kadarnya..., istirahatkan sejenak...  atau butuh ketenangan mungkin, mungkin butuh diskusi dengan orang yang menurut kita mampu membantu kita menyelesaikan persoalan kita(secara ahsan), mungkin tujuan ada yang salah niat,..=__=", jangan lupa perbaharui niat, mungkin butuh olahraga, mungkin butuh dengar ceramah agar dapat solusi untuk memahami insecure dan menyikapi insecure/sifat negatif lainnya. mungkin ketika ceramah tidak terasa/tidak mempan untuk semangat beribadah.. perlu melihat ke rumah sakit, melihat orang sakit, orang yang meninggal, melihat ke kuburan bahwa kita juga akan mati nantinya dan akan dipertanggung jawabkan selama hidup di dunia, dan sampai akhirnya tersadar bahwa Allah masih memberikan waktu dan kehidupan untuk terus memperbaiki diri dan beramal untuk akhiratnya.., mungkin error se bawaan dek badan lah panek, pikiran dll =__=,  karena tubuh  punya batas kapasitasnya dan butuh istirahat.. begitu juga semangat beribadah, ada Naik Turunnya,..., beko error beko, dan mungkin ada dosa yang hanya kamu dan Allah yang tau dan harus kamu selesaikan antara kamu dan Allah,...dan.. mungkin butuh ketenangan sejenak dan kebutuhan dalam kebaikan yang membuat kita memahami dan menyikapi insecure/sifat negatif lainnya..

mungkin akan sempat terbersit bagi pembaca, " Thariq ko bantuk lah bisa bana memperbaiki diri e, bantuk lah bisa bana  mengendalikan insecure, sifat negatif  dll"

jawabanya begini " Thariq sedang menasehati dirinya sendiri dari apa yang sudah dia jalani dalam kehidupannya dan menjadi pengingat terutama diri sendiri, sama sama belajar.. jika bermanfaat untuk pembaca, siapapun, mudah mudahan bermanfaat dalam memahami insecure dan ada yang ingin mengembangkan dirinya dalam hal kebaikan, mudah mudahan termotivasi, kalaupun ada salah, mohon maaaf karena sifat manusia memang tak luput dari dosa,.. ingatkan saja/ingek an se dih mari saling mengingatkan...,. wokee, sippp, bismillah....., semoga tulisan ini bermanfaaat"

Futur Akan Terus Terjadi, Jangan sampai terjadi, jangan Lupa untuk terus memotivasi Diri

Pentingnya menjaga niat dan memperbaharui niat...

sip, Thayyib, Fin, Khalas,... Alhamdulillah...

Ath Thariq

3-7-2021 

Komentar

Postingan Populer